15 kuas lukis terbaik

1. Lyra Taklon Art Brush Round no. 10.

Bagi kamu yang mencari kuas air dengan fleksibilitas yang tinggi, produk dari Lyra ini adalah pilihan yang tepat. Dengan kuas berbentuk bulat, alat ini mampu mewarnai detail-detail kecil pada lukisan kamu. Tidak hanya dapat digunakan untuk cat air saja tetapi kuas ini juga bisa untuk akrilik maupun cat minyak. Bulunya berasal dari bahan berkualitas sehingga memiliki tekstur yang lembut dan tidak mudah rontok.

2. Joyko Kuas Lukis 1 Set

Joyko turut mengeluarkan produk kuas lukis yang kualitasnya tentu bagus. Maklum, Joyko sudah malang melintang sejak lama di dunia stationary Indonesia. Soal kuas lukis ini, mereka tidak hanya satu atau dua saja yang dirilis tapi satu set berisi enam buah kuas. Bagian pegangannya terbuat dari yang dapat bertahan lama dan tidak mudah lapuk. Bulunya juga lembut sehingga detail lukisan bisa dilakukan dengan baik.

3. Eterna 679 Artist Brush No. 10.

Kuas dari Eterna ini memiliki bentuk flat dengan ferrule datar dan tekstur lurus yang agak keras. Ciri-ciri ini membuat pelukis bisa dengan mudah membuat garis lurus dengan baik di atas kanvas atau pun di atas kertas. Lebar kuasnya sekitar 1,5 cm dengan panjang 32 cm untuk kemudahan dalam menggerakan dan menggenggam. Kuas flat ini bertipe bright dengan bagian ujung agak melengkung dan lebih pendek dari tipe lainnya.

4. Yijiayi Artist Brush Set 12

Yijiayi mengeluarkan seri satu set kuas lukis. Dalam satu paketnya ada 12 buah kuas dengan jenis bulu kuas flat semua, tetapi dalam ukuran yang berbeda-beda. Keuntungan kuas jenis flat adalah kemampuannya yang maksimal dalam membuat goresan rapi serta bermodel kaku. Tingkat kekerasan bulunya juga sedang, sehingga bisa digunakan untuk segala macam jenis cat seperti air, minyak, dan akrilik.

5. Cotman Brush Series 111 Round No. 0.

Kuas lukis Cotman no. 111 ini memiliki ukuran bulu yang sangat tipis dan pendek. Biasanya kuas ini digunakan dalam mewarnai objek-objek dengan ukuran yang sangat kecil. Seluruh bulunya terbuat dari bahan sintetik sehingga sangat bagus untuk membuat garis serta sentuhan akhir pada lukisan. Namun, kuas ini diciptakan khusus untuk penggunaan cat air atau media waterbased saja.

6. Badger.

Kuas tipe ini biasanya digunakan untuk pencampuran cat minyak di atas kanvas, Badger Hair adalah tradisi kuno, berasal dari berbagai belahan dunia dan lebih mudah tersedia daripada kebanyakan bulu hewan, meskipun kualitas sangat bervariasi.

7. Camel Hair.

Kuas ini sebenarnya tidak berasal dari unta sama sekali. Kuas jenis ini biasanya digunakan untuk cat air dan lettering dan biasanya terbuat dari bulu tupai, kambing, sapi, kuda atau campuran dari beberapa rambut, tergantung pada kelembutan yang diinginkan dan biaya pembuatan sikat.

8. Hog Bristle.

Jenis kuas ini diperoleh dari bulu babi di beberapa bagian dunia, dan yang paling dicari-cari adalah bulu babi yang berasal dari China, makanya sering juga disebut sebagai China Bristle. Kuas ini cocok untuk lukisan cat minyak dan lukisan akrilik.

9. Kevrin/Mongoose Hair

Kevrin/Mongoose adalah jenis kuas dengan rambut kuat, tangguh, dan cukup tahan lama, cocok untuk lukisan cat minyak dan lukisan akrilik.

10. Kolinsky Sable.

Kolinsky Sable juga sebenarnya tidak berasal musang, tetapi berasal dari spesies cerpelai yang merupakan anggota dari keluarga musang, ditemukan di Siberia dan timur laut terbaik. Jenis ini diakui menjadi bahan terbaik untuk kuas minyak dan cat air karena kekuatannya dan kemampuannya untuk mempertahankan bentuk. Jika dirawat dengan benar, Kolinsky dapat digunakan selama bertahun-tahun.

11. Ox Hair

Kualitas terbaiknya berasal dari telinga sapi atau lembu. Kuas bulu lembu cukup tahan lama dengan tekstur cukup halus, biasanya digunakan untuk lettering dan watercolor. Seringnya, kuas ini dicampur dengan bulu alami lainnya untuk meningkatkan ketahanan kuas.

12. Pony Hair.

Kuas bulu kuda poni memiliki tekstur yang lembut namun kuat, terbuat dari bulu hewan dewasa yang berusia minimal 2 tahun. Kuas ini sering dicampur dengan rambut lain untuk cat air murah dan touch-up brush.

13. Red Sable.

Red Sable didapat dari setiap spesies keluarga musang dengan bulu berwarna “merah”. Kuas Red Sable berkualitas baik dapat menjadi alternatif pengganti kuas Kolinsky yang lebih mahal dengan kekuatan dan daya tahan yang sama. Seringkali, rambut musang dicampur dengan rambut lembu agar lebih ekonomis.

14. Sabeline.

Sabeline sebenarnya bulu lembu berwarna terang untuk menyerupai sable merah. Kuas untuk lettering dan cait air seringkali menggunakan sabeline yang dicampur dengan sable agar lebih murah.

15. Squirrel.

Gray Squirrel (Talayoutky), kuas ini memiliki permintaan paling tinggi lettering dan quills. Brown Squirrel (Kazan) lebih mudah tersedia, dan digunakan terutama untuk kualitas menengah dan kuas cat air skolastik. Kuas ini sangat halus, berambut tipis, diambil dari ekor tupai, kualitasnya mirip dengan Kolinsky, tetapi memiliki sedikit “snap” karena rambut tidak terlalu tangguh.

Kuas ini baik digunakan untuk cat air dan tinta. Gray Squirrel (Talayoutky), kuas yang paling banyak diminati untuk leterring, berasal dari Rusia dan sebenarnya hampir selalu sulit untuk diperoleh. Sementara itu, kuas Brown Squirrel (Kazan) lebih mudah dicari dan umumnya digunakan untuk kuas cat air para pelajar dan kuas berkualitas medium. Kuas ini sangat halus, bulunya tipis, diambil dari ekor tupai. Kuas ini cocok digunakan untuk cat air dan tinta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

15 rekomendasi laptop untuk jurusan dkv

14 macam macam mobil

15 Komposisi dalam Sinematografi